Sabtu, 18 Februari 2017

Persiapan Yang Matang Sebelum Haji atau Umroh

Sebagai umat islam, ibadah yang paling agung adalah pergi haji atau umroh ke tanah suci. Di tanah kelahiran Rosululloh itu semua orang bisa beribadah dengan khusyuk dan berdo’a dengan penuh pengharapan. Haji atau umroh sebagai rukun islam kelima membutuhkan kesungguhan niat dan bekal harta yang cukup. Tentunya Alloh dan Rosul memerintahkan ibadah ini bagi yang mampu, mampu secara fisik, ilmu dan bekal harta.
Ka'bah
Ibadah haji dan umroh membutuhkan persiapan yang matang. Bukan saja persiapan bekal harta, akan tetapi fisik, ilmu dan mental agar ibadah yang dijalankan sesuai perintah Rosululloh. Berikut hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum Haji atau umroh. 

1. Niat
Ibadah tergantung niat, maka luruskan niat hanya untuk beribadah dan memenuhi panggilan Alloh. Hilangkan niat ingin dipuji, ingin berfoto di Tanah Suci, ingin mendapatkan gelar haji. Niatkan dengan ikhlas dan mencari ridho alloh semata-mata.

2. Fisik 
Karena di Tanah Suci memiliki kondisi yang berbeda dengan Indonesia, ditambah rukun haji yang cukup berat, maka membutuhkan fisik yang kuat. Lakukan beberapa latihan fisik seperti jogging atau jalan kaki. Berolahraga secara teratur menjadi tubuh kita lebih fit.

3. Ilmu 
Manasik umroh lengkap bisa Anda dapatkan dari buku atau dari agen bimbingan haji dan umroh, Manasik umroh dengan haji memiliki perbedaan sedikit. Untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan langsung ke Ustadz atau pembimbing. 

4. Mental
Sangat penting untuk memperhatikan mental saat melakukan ibadah. Siapkan mental untuk menghadapi segala kemungkinan terburuk saat disana. Hindarilah keluhan saat beribadah karena hal tersebut akan mengurangi pahalanya. Tentu kita tidak mau nilai dan pahala yang didapatkan jadi berkurang. 

5. Manajemen Waktu
Untuk mengatur waktu, tanyakan kepada pembimbing ketika melakukan manasik umroh lengkap sehingga kita bisa beribadah dengan tertib. Seperti datang lebih awal untuk melaksanakan solat wajib dan mencari tempat untuk solat di mesjidil haram. 

6. Packing Barang atau Pakaian
Sebelum berangkat umroh atau haji, persiapkan barang apa saja yang ingin dibawa dan sesuaikan dengan kebutuhan. Barang yang berlebih pun akan mengalami kesulitan karena koper yang disediakan sesuai kebutuhan. 

7. Menjalin Silaturahmi
Baik sebelum berangkat umroh dan haji maupun ketika berada di Tanah Suci, kita dianjurkan untuk menjalin silaturahmi. Walimatus shafar sebelum berangkat menjadi bentuk tasyakur kepada Alloh SWT. Dan sesampainya disana, silaturahmilah dengan muslim dari berbagai belahan bumi sehingga bisa berbagi pengalaman dari muslim penjuru dunia lainnya.

Itulah penjelasan mengenai persiapan yang matang sebelum haji atau umroh yang harus betul-betul diperhatikan agar tidak mengalami kesulitan ketika beribadah. Semoga Bermanfaat. 


EmoticonEmoticon